Membuat storyboard tidak selalu harus dimulai dari halaman kosong. Dalam produksi video, memiliki format yang sudah tersusun dapat membantu tim langsung berfokus pada visual dan informasi setiap shot tanpa harus membuat struktur dokumen dari awal.
Karena itu, kami menyediakan template storyboard dalam format PowerPoint (PPT) yang dapat Anda gunakan sebagai dasar untuk menyusun storyboard sendiri. Formatnya dibuat sederhana agar mudah diedit dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan produksi.
Untuk kebutuhan kerja di production house, format storyboard dapat disusun dengan informasi yang cukup untuk membantu tim memahami visual, pergerakan kamera, talent, properti, hingga kebutuhan audio pada setiap frame.
Download Template Storyboard PPT
Template ini dibuat dalam format PowerPoint sehingga setiap elemennya dapat diedit langsung. Anda dapat mengganti gambar, mengubah informasi, menambah frame, maupun menyesuaikan susunan halaman dengan proyek yang sedang dikerjakan.

[Download Template Storyboard PPT]
File dapat dibuka dan diedit menggunakan Microsoft PowerPoint.
Contoh Pengisian Storyboard
Agar lebih mudah melihat bagaimana template digunakan, berikut contoh pengisian salah satu frame dari produksi Jenius Pictures.

Contoh pengisian storyboard menggunakan template PowerPoint.
Pada contoh tersebut, satu frame tidak hanya berisi gambar visual. Informasi pendukung seperti shot size, camera movement, duration, talent, props, action, dan voice over ikut dicantumkan agar gambaran adegan dapat dipahami sebelum masuk ke proses shooting.
Isi Template Storyboard
Setiap proyek dapat membutuhkan informasi yang berbeda. Namun, dalam praktik produksi video, beberapa bagian berikut cukup umum digunakan untuk membantu menjelaskan sebuah shot:
- Frame — menunjukkan urutan frame atau shot.
- Camera Movement — mencatat pergerakan kamera, misalnya static, pan, tilt, atau track in.
- Shot Size — menunjukkan ukuran pengambilan gambar, seperti wide shot, medium shot, atau close-up.
- Duration — memberikan perkiraan durasi sebuah shot.
- Set — mencatat lokasi dan waktu adegan.
- Talent — mencatat talent yang berada dalam adegan.
- Props — mencatat properti yang diperlukan.
- Action — menjelaskan aktivitas atau perubahan yang terjadi dalam adegan.
- V.O. / Dialogue — mencatat voice over atau dialog yang berkaitan dengan shot.
Tidak semua proyek harus menggunakan seluruh bagian tersebut. Pada produksi tertentu, storyboardbisa dibuat lebih sederhana. Sebaliknya, produksi yang membutuhkan perencanaan visual lebih detail dapat menambahkan informasi seperti lens, camera angle, lighting, atau catatan teknis lainnya. Format storyboard pada akhirnya mengikuti kebutuhan tim dan proyek.
Template Storyboard Bisa Disesuaikan dengan Proyek
Template bukan berarti format yang harus digunakan persis seperti aslinya.
Dalam praktiknya, kebutuhan antara satu produksi dengan produksi lainnya bisa berbeda. Storyboard untuk iklan komersial, company profile, film, animasi, maupun video digital dapat membutuhkan tingkat informasi yang berbeda pula.
Karena itu, template PowerPoint ini dapat Anda sesuaikan. Bagian yang tidak diperlukan bisa dihapus, sementara informasi tambahan dapat ditambahkan sesuai kebutuhan.
Anda juga dapat mengganti ukuran frame agar mengikuti format video yang akan diproduksi, misalnya horizontal atau vertical. Menyesuaikan area frame sejak awal membantu visual yang dirancang tetap sesuai dengan format output yang dituju.
Format PowerPoint juga memberikan keleluasaan ketika terjadi perubahan. Visual dapat diganti, teks dapat diperbarui, frame dapat ditambah atau dikurangi, dan dokumen dapat disesuaikan kembali tanpa harus membuat storyboard dari awal.
Template Storyboard Bukan Pengganti Perencanaan Visual
Template hanya menyediakan struktur dokumen. Isi setiap frame tetap perlu disusun berdasarkan konsep, naskah, dan kebutuhan produksi.
Karena itu, template yang baik bukan hanya terlihat rapi, tetapi juga membantu informasi penting tersampaikan dengan jelas. Visual, action, camera movement, dan audio yang dicantumkan sebaiknya cukup untuk membuat orang lain memahami apa yang direncanakan dalam shot tersebut.
Dengan begitu, storyboard dapat berfungsi sebagai dokumen kerja yang membantu menyamakan pemahaman antara pihak-pihak yang terlibat dalam produksi.
Kesimpulan
Template storyboard dapat menjadi titik awal yang praktis ketika Anda ingin menyusun storyboard tanpa membuat format dokumen dari awal.
Dengan format PowerPoint yang mudah diedit, Anda dapat menyesuaikan visual, informasi setiap frame, jumlah halaman, maupun bagian-bagian lainnya sesuai kebutuhan produksi.
Jika Anda ingin melihat bagaimana storyboard diterapkan pada produksi nyata, Anda juga dapat melihat contoh storyboard dari produksi Jenius Pictures sebagai referensi.